• +62 821-9292-1411
  • info@desatamangapa.com
  • Buka : 08:00 - Tutup : 17:00

Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Batako Dan Pembuatan Jamban

Pelaksanaan Pemberdayaan Desa Binaan ini dilatar belakangi dengan tingginya angka stunting di
Desa Tamangapa yang menyentuh angka 20% dari total keseluruhan balita yang ada. Meskipun
pengendalian lingkungan merupakan faktor tidak langsung dari stunting namun, lingkungan dapat
memberikan efek buruk jangka pendek dan jangka Panjang terkait kesehatan masyarakat.
Kegiatan deseminasi, edukasi dan pelatihan ini dilaksanakan di Aula Desa Tamangapa Kecamatan
Ma’rang selama dua hari (4-5 Agustus 2024). Peserta yang hadir merupakan anggota karang taruna desa
sebanyak 20 orang. Karang taruna diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan kepada masyarakat
luas untuk membagikan pengetahuan hasil pengabdian kepada masyarakat. Sebab, karang taruna adalah
motor penggerak kepemudaan Desa.

Sampah plastik yang telah dikumpulkan kemudian dimasukkan kedalam mesin pencacah hingga
menjadi bagian kecil. Kemudian dicampur dengan pasir dengan perbandingan 1:1 lalu dimasak hingga
homogen. Kemudian dituang kedalam cetakan batako. Setelah itu dimasukkan kedalam drum yang berisi air agar menjadi agak dingin dan dilepas dari cetakan. Tunggu sampai 1-2 hari agar batako dapat
digunakan dengan sempurna.

Hasil edukasi yang telah dilakukan dinilai baik, karena hasil yang didapatkan dari keseluruhan ratarata peningkatan bobot pengetahuan lebih dari 80%. Sebelumnya, pada tahun 2020 di Desa Tamangapa
telah diajarkan tentang cara mencegah stunting. Ini terus dilakukan untuk mencegah stunting berlanjut di Desa ini
.
Setelah pelaksanaan desiminiasi, edukasi dan pelatihan selanjutnya adalah pembuatan jamban
percontohan. Pembuatan Jamban percontohan ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur masyarakat dalam membuat jamban sesuai dengan standar kesehatan. Lokasi berjarak minimal 10 meter dari sumber air bersih, kemudian memiliki septic tank untuk penampungan tinja. Memiliki dinding dan lantai kedap air serta atap yang kuat. Ada pencahayaan dan dapat digunakan kapanpun. Pembuatan jamban percontohan sebelumnya telah dilakukan di Desa Pucak Maros.

KESIMPULAN
Pengolahan sampah menjadi salah satu langkah dalam melakukan pengendalian lingkungan.
Sampah plastik diolah menjadi batako tidak hanyak memberikan dampah positif terhadap kesehatan
masayarakat terkhusus stunting di Desa Tamangapa namun, dapat dijadikan potensi wirausaha karena
sangat bernilai jual (ekonomi). Penggunaan jamban sehat dapat mengurangi tingkat pencemaran tinja
di Daerah Pesisir hingga dapat mencegah potensi kejadian stunting.
Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan berlanjut dengan pembuatan
Kolam ikan percontohan agar masyarakat dapat mengelola ikan dikolam yang tidak tercemar dengan
limbah masyarakat.

About The Author

Abu Rayna

No Comments

Leave a Reply